The Intersection of Qawa'id Mubham al-Dalalah and Digital Media: Overcoming Misinterpretation of Online Fatwas
AbstractThe development of digital media has brought new challenges in the dissemination and understanding of fatwas, especially in the context of Qawa'id Mubham al-Dalalah, namely the principles of Islamic law that are ambiguous. This study aims to analyze the role of digital media in overcoming misinterpretation of online fatwas through the Qawa'id Mubham al-Dalalah approach. The research approach uses a qualitative method with a case study design, involving muftis, scholars, digital media users, and online fatwa platform managers as research subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and digital document analysis. Data analysis was carried out by reduction, presentation, and conclusion to understand the dynamics of fatwa dissemination in the digital era. The results of the study indicate that effective use of digital media requires strengthening aspects of public education, editorial clarity in delivering fatwas, and integration of Qawa'id Mubham al-Dalalah principles in digital narratives to minimize misunderstandings. This perspective emphasizes the importance of collaboration between scholars and digital platform managers in building a responsive and transparent fatwa dissemination ecosystem. This study contributes to the development of Islamic digital literacy and provides concrete strategies to overcome the challenges of fatwa interpretation in the digital era.
|
Full Text:
References
Abdul, A. (2020). Teknik Analisis Data Analisis Data. Teknik Analisis Data Analisis Data, 1–15.
Afif, N. (2021). Implementasi Web Semantik Pada Pencarian Buku Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. Jurnal Teknosains, 7(2), 291–302.
Amin, M. (2023). an Introductory Study on Dalalah in Islamic Epistemological Law. TAQNIN: Jurnal Syariah Dan Hukum, 5(01), 1–16. https://doi.org/10.30821/taqnin.v5i01.13904
Asiva Noor Rachmayani. (2023). Peran Organisasi Islam Dalam Pengembangan dan Penerapan Hukum Islam di Indonesia. 6.
Asmar, A. (2023). Fatwa Online Dan Otoritas Islam: Kajian Dampak Media Baru Terhadap Aturan Agama. 5(2), 179–191.
Budianto, M. R. R., Kurnia, S. F., & Galih, T. R. S. W. (2021). Perspektif Islam Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(01), 55–61. https://doi.org/10.32939/islamika.v21i01.776
Fahrozi, F., Rahmah, A. H., & Anbiya, B. F. (2024). Mengintegrasikan Teori Pembelajaran Konstruktivis melalui Teknologi Digital Dalam Pendidikan Islam. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 16(1), 82–89. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.2813
Faiza Zayani Waznah, M. I. P. N. (2023). Peran Teknologi Terbaru: Big Data Dan Kecerdasan Buatan Dalam Mengoptimalkan Sistem Informasi Manajemen Organisasi. 3(1), 4–7.
Fithrotin, F. (2022). Kaidah Fi Wadihi Dilalah Dalam Tafsir At Tabari. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 5(1), 87–98. https://doi.org/10.58518/alfurqon.v5i1.984
Fitriani, Y. (2021). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Penyajian Konten Edukasi Atau Pembelajaran Digital. Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research, 5(4), 1006–1013. https://doi.org/10.52362/jisamar.v5i4.609
Hasan, K., Utami, A., Eni, S., Izzah, N., & Cahya Ramadhan, S. (2023). Komunikasi Di Era Digital: Analisis Media Konvensional Vs New Media Pada Kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2021. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1), 56–63. https://doi.org/10.47431/jkp.v2i1.302
Hasan, S. (2020). Mubhamat Al-Qur’an: Telaah Konsep dan Kaidah Mubham dalam Al-Qur’an. Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 1(1), 73. https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v1i1.20
Hidayat, I., Askar, A., & Zaitun, Z. (2022). Teknologi Menurut Pandangan Islam. Prosiding Kajian Islam Dan Integrasi Ilmu Di Era Society 5.0 (KIIIES 5.0) Pascasarjana, 1(5), 456–460.
Jafar, M. (2020). Wadhih Dan Mubham Sebagai Metode Istinbath Hukum; Analisis Teori Antara Aliran Hanafiyah dengan Syafi‘iyah. Al-Fikrah, 3(1), 44–77.
Komarudin, K., & Irawati, I. (2023). Peningkatan Literasi Keagamaan Melalui Program Bacaan Al-Quran Interaktif di Perumahan Arraya Cibatok. Jurnal Peradaban Masyarakat, 3(6), 234–237. https://doi.org/10.55182/jpm.v3i6.352
Kurniawati, putri. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. In Universitas Nusantara PGRI Kediri (Vol. 01).
Muhammad, A., Nasoha, M., Atqiya, A. N., Fitriani, A. P., Novika, E. F., & Sholihah, T. A. (2024). Intregrasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Fatwa Fatwa Majelis Ulama Indonesia Terkait Hukum Islam.
Nurhayati, M. A., Wirayudha, A. P., Fahrezi, A., Pasama, D. R., & Noor, A. M. (2023). Islam Dan Tantangan Dalam Era Digital: Mengembangkan Koneksi Spiritual Dalam Dunia Maya. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman, 5(1), 1–27. https://doi.org/10.32665/alaufa.v5i1.1618
Nurhidayah, A. E. (2022). Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial untuk Dakwah dan Edukasi Islami di Anjung Kamuning Tarogong Kaler Garut. 2(4), 9–17.
Rahman, M. M. (2023). Fatwa MUI, Kontrol Sosial dan Hatespeech di Ruang Digital. Religious Authority and Digital Culture in Southeast Asia, 113–124.
Sahputra, H. Y., Wahyuni, S., Sari, W., Kurniati, D., & Iskandar, T. (2024). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Pendukung Keberhasilan Pendidikan Di S MP Bumi Qur ’ an Siantar. 14(4), 476–487.
Setiyanto, D. A. (2020). Fatwa Sebagai Media Social Engineering (Analisis Fatwa MUI di Bidang Hukum Keluarga Pasca Reformasi). Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, 3(1), 85–106. https://doi.org/10.22515/alahkam.v3i1.1342
Wijaya, S. H. B. (2020). Literasi Media Sosial Dalam Fatwa Keagamaan (Studi Deskriptif Fungsi Komunikasi Sosial Majelis Ulama Indonesia atas Fatwa KeagamaanNo. 24/2017 tentang Literasi Media Sosial). Jurnal Ilmiah Media, Public Relations, Dan Komunikasi (IMPRESI), 1(1), 39. https://doi.org/10.20961/impresi.v1i1.41308
Zakaria, A., & Nasik, K. (2024). Tinjauan Hukum Islam dalam Bermuamalah Melalui Media Sosial Berdasarkan Prinsip Syariah dalam Fatwa Dsn-Mui Nomor 24 Tahun 2017. 7(1), 128–133.
Refbacks
- There are currently no refbacks.