Pendidikan Karakter dalam Membangun Kecerdasan Moral bagi Anak Usia Dini Perspektif Thomas Lickona

Salamah Eka Susanti* -  Universitas Zainul Hasan, Probolinggo, Indonesia

Supp. File(s): Research Instrument

Padadasarnya pendidikan  berfungsi membentuk karakter yang baik, karena karakter yang baik merupakan modal awal bagi manusia untuk menjadi yang mampu mewujudkan kehidupan yang sejahtera. Menurut Thomas Lickona seorang pakar pendidikan karakter mengemukakan, bahwa konsep mengenai pendidikan karakter yang sering dipakai sebagai rujukannya yaitu diawali dengan knowing, filling, dan action. Nilai- nilai karakter yang digagas oleh Thomas Lickona diantaranya yaitu : Pertama, dengan kejujuran. Kedua, dengan adil. Ketiga, dengan tanggung jawab. Keempat, dengan berani. Kelima, dengan mau bekerja. Keenam, dengan disiplin. Selain itu Thomas Lickona juga mengemukakan, ada lima pendekatan dalam pendidikan karakter, yaitu sebagai berikut : (1). Pendekatan penanaman nilai (inculcation approach) , (2). Pendekatan perkembangan moral kognitif (cognitive moral development approach, (3). Pendekatan analisis nilai (values analysis approach), (4) pendekatan klarifikasi nilai (values clarification approach), (5). Pendekatan pembelajaran berbuat (action learning approach).

Supplement Files

Keywords : Pendidikan Karakter; Anak Usia Dini; Thomas Lickona

  1. D.P Superka. (1973). A Typology of Valuing Theories and Values Education Approaches, Doctor of Education Dissertation: University of California, Berkeley.
  2. Zuchdi. (2009). Humanisasi Pendidikan, Jakarta : PT. Bumi Aksara.
  3. Thomas Lickona. (2012). Educating For Character, Mendidik, Untuk Membentuk Karakter, bagaimana Sekolah dapat Memberikan Pendidikan tentang Sikap Hormat dan Tanggung Jawab, Jakarta : PT Bumi Aksara.
  4. Dalmeri. (2014). Pendidikan untuk Pengembangan Karakter (Telaah Twerhadap Gagasan Thomas Lickona dalam Educating for Character), Jurnal : Al-Ulum, Volume 14, Nomor 1.
  5. Thomas Lickona. (2012). Character Matters : Persoalan Karakter, terj. Juma Wadu Wamaungu dan Jean Antunes Rudolf Zien dan Editor Uyu Wahyuddin dan Suryani, Jakarta: Bumi Aksara.
  6. Leyla Sukawati, Lucia Umikalsum, dkk. (2019). Konsep Pendidikan Karakter, Jakarta : Fakultas D-III Keperawatan Politeknik Kesehatan.
  7. Thomas Lickona. (1991). Educating For Character; How Our School Can Teach Respect and Responsibility, New York, Toronto, London, Sydney: Bantam Books.
  8. Sjarkawi. (2006). Pembentukan Kepribadian Anak, Jakarta: Bumi Aksara.
  9. Amirullah Syarbini. (2012). Buku Pintar pendidikan Karakter; Panduan Lengkap Mendidik Karakter Anak di Sekolah, madrasah,dan Rumah, Jakarta: Prima Pustaka.
  10. Intan Sri Wardani, Ali Formen, Mulawarman. (2020). Perbandingan Konsepsi Thomas Lickona dan Ki Hadjar Dewantara dalam Nilai Karakter Pada Ranah Pendidikan Anak Usia Dini Serta Relevansinya di Era Globalisasi, Semarang: Seminar Nasional Pascasarjana Unnes.
  11. Fatimah Ibda. (2015). Perkembangan Kognitif : Teori Jean Piaget, Jurnal Intelektualita, Volume 3, Nomor 1.
  12. Margono. (2000). Metode Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
  13. Suharsimi Arikunto. (2000). Managemen Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta.
  14. Lexy J. Moleong. (1990). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya.
  15. Noeng Muhadjir. (1992). Metode Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Rake Sarasin.


TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora
Published by Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)
Universitas Nurul Jadid, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia 67291
Phone: 08231-800-79-53
Website: https://lp3m.unuja.ac.id/
Email: jurnal.trilogi@gmail.com

P-ISSN: 2774-4574 | E-ISSN: 2774-4582

This ejournal system and it's contents licensed under

a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License