Perbandingan Metode SAW dan TOPSIS dalam Penentuan Beasiswa di Sekolah MA NU Islamiyah
Authors (s)
(1) * Putri Kintari  
(Universitas Ibrahimy)          Indonesia
(2)  Zaehol Fatah   (Universitas Ibrahimy)
(*) Corresponding Author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam menyeleksi penerima beasiswa di MA NU Islamiyah. Permasalahan yang dihadapi sekolah adalah proses penentuan beasiswa yang masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) guna membantu pengambilan keputusan yang lebih objektif, sistematis, dan terukur. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pihak sekolah. Proses seleksi didasarkan pada lima kriteria penilaian, yaitu nilai akademik, penghasilan orang tua, status siswa, jumlah tanggungan keluarga, dan pekerjaan orang tua. Data tersebut selanjutnya diolah menggunakan metode SAW dan TOPSIS untuk menghasilkan peringkat calon penerima beasiswa. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan perangkingan antara kedua metode. Metode SAW menghasilkan siswa MLS sebagai penerima beasiswa terbaik dengan nilai preferensi sebesar 0,84667, sedangkan metode TOPSIS menempatkan siswa SNF pada peringkat tertinggi dengan nilai kedekatan relatif sebesar 0,70285. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua metode memiliki pendekatan perhitungan yang berbeda dan dapat dijadikan alternatif
|
Keywords
Beasiswa, SAW, TOPSIS
Full Text: DOWNLOAD PDF
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 putri kintari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
COREAI: Jurnal Kecerdasan Buatan, Komputasi dan Teknologi Informasi
Published by Technic Faculty of Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia.





