Analisis Teknis Dan Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Berbasis PVsyst

DOI: https://doi.org/10.33650/jeecom.v6i1.8299

Authors (s)


(1) * Dimas Eka Juli Sutiawan   (Universitas Pakuan)  
        Indonesia
(2)  Didik Notosudjono   (Fakultas Teknik Universitas Pakuan)  
        Indonesia
(3)  Bloko Budi Rijadi   (Fakultas Teknik Universitas Pakuan)  
        Indonesia
(4)  Yamato Yamato   (Fakultas Teknik Universitas Pakuan)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya merupakan teknologi yang berkembang dibidang pembangkit listrik yang memanfaatkan sumber energi matahari dan diubah menjadi energi listrik dengan alat bantu modul surya. Hal tersebut sejalan dengan keputusan Rektor Universitas Pakuan No.204/7KEP/REK/X/2022 tentang “Penetapan Kebijakan Penghematan Energi Listrik di Lingkungan Kampus Universitas Pakuan”. Tujuan dari pemasangan PLTS yaitu pengurangan pemakaian listrik dari jaringan untuk mengurangi tagihan bulanan listrik. Peluang untuk penggunaan PLTS On-Grid pada Gedung Perkuliahan Fakultas Teknik Universitas cukup baik, dikarenakan potensi radiasi matahari rata-rata pada Kota Bogor yaitu 2,66 kWh/ m². Hal yang perlu diperhatikan dalam analisis teknis dan ekonomi PLTS On-Grid ini yaitu pemilihan komponen, lokasi pemasangan, luas atap gedung dan faktor ekonomi. Dalam penelitian ini menggunakan perhitungan perencanaan dan membandingkan dengan hasil dari simulasi PVsyst. Komponen yang digunakan yaitu modul surya jenis monocrystalline dengan kapasitas 550 Wp berjumlah 50 buah panel surya dipasang secara seri dalam 3 string, di setiap string terdapat 22 buah panel surya, dengan menggunakan 2 buah inverter dan 2 MPPT dengan kapasitas 22 kVA. Berdasarkan dari hasil perhitungan perencanaan, daya yang dihasilkan dari PLTS OnGrid untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam satu tahun yaitu sebesar 22694,787 kWh/tahun dan Performance Ratio sebesar 85%. Untuk biaya investasi awal yang dibutuhkan sebesar Rp. 246.419.576 dan periode pengembalian investasi awal dalam 14 tahun, dengan pengoperasian PLTS berlangsung selama 20 tahun serta minimal biaya energi yang dihasilkan dari PLTS pertahun sebesar Rp. 20.425.308 dan total akumulasi saving jika PLTS terpasang sebesar Rp. 427.701.220.




Full Text: PDF



Article View

Abstract views : 56 times | PDF files viewed : 14 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.33650/jeecom.v6i1.8299


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Dimas Eka Juli Sutiawan, Dimas Eka Juli Sutiawan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)
Published by LP3M Nurul Jadid University, Indonesia, Probolinggo, East Java, Indonesia.