Achjar, K. A. H., Anwar, T., Raji, H. F., Alita, R., Sulistiyorini, D., & Maidartati. (2024). Stunting. Yogyakarta: PT Green Pustaka Indonesia.
Adhyka, N., Yurizali, B., & Aisyiah, I. K. (2023). Peningkatan Pengetahuan Remaja akan Stunting dan Pola Konsumsi di SMAN 1 Kab Sijunjung. Jurnal Pengabdian, 1(1), 32–38. https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jpkmm/article/view/557.
Annisa, M., Rahmawati, R., & Riaty, Z. (2024). Depresi Paska Melahirkan. Scientific Journal, III(4), 255-262. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i4.156
Astuti, R., Martini, N., & Gondodiputro, S. (2021). Risiko Faktor Ibu Terhadap Kejadian Stunting. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(4), 842–850. https://doi.org/10.33024/jkm.v7i4.4413.
Dewi, A. R., Dewi, Y. L. R., & Murti, B. (2019). Life Course Factors Associated with Stunting in Children Aged 2-5 Years: A Path Analysis. Journal of Maternal and Child Health, 4(5), 348–357. https://doi.org/10.26911/thejmch.2019.04.05.09
Febristi, A., & Antoni, A. (2023). Gambaran Status Psikologis Orang Tua Terhadap Kejadian Stunting Di Wiliyah Kerja Kenagarian Pematang Panjang Kab.Sijunjung Tahun 2022. Menara Ilmu, 17(1), 1–8. https://doi.org/10.31869/mi.v17i1.4184
Hastuti, E. A., Suryani, & Sriati, A. (2022). Masalah Psikososial Ibu Dengan Anak Stunted : Studi Deskriptif Kualitatif. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 9(2), 173–186. https://doi.org/10.33867/jka.v9i2.352
Lubis, F. J., Flora, R., Zulkarnain, M., Fajar, N. A., Sunarsi, E., & Rahmiwati, A. (2024). Hubungan Kesehatan Mental Ibu dan Status Gizi Anak di Negara Berkembang: Tinjauan Pustaka. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 7077-7091. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.38259
Mahshulah, Z. A. (2019). Depresi pada Ibu dapat Mengakibatkan Anak Stunting. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 324–331. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/download/5622/4028
Masrul, M. (2019). Gambaran Pola Asuh Psikososial Anak Stunting dan Anak Normal di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat Sumatera Barat. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(1), 112. https://doi.org/10.25077/jka.v8i1.978
Munawaroh, H., Nada, N. K., Hasjiandito, A., Faisal, V., Heldanita, Anjasari, I., & Fauziddin, M. (2022). Peranan Orang Tua Dalam Pemenuhan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Sentra Cendekia, 3(1), 47–60. https://doi.org/10.31331/sencenivet.v3i2.2149
Mustakim, M. R. D., Irwanto, Irawan, R., Irmawati, M., & Setyoboedi, B. (2022). Impact of Stunting on Development of Children between 1-3 Years of Age. Ethiopian Journal of Health Sciences, 32(3), 569–578. https://doi.org/10.4314/ejhs.v32i3.13
Palupi, F. H., Renowening, Y., & Mahmudah, H. (2023). Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 24-36 Bulan. Jurnal Kesehatan Mahardika, 10(1), 1–6. https://doi.org/10.54867/jkm.v10i1.145
Pertiwi, Y., & Pardede, E. L. (2023). Pengaruh Kesehatan Mental Ibu Terhadap Status Gizi Anak di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kependudukan Keluarga, 1(7). https://doi.org/10.7454/jekk.v1i1.1016
Putra, R. M., & Sadiyyah, F. H. (2023). Ciherang Stunting Corner: A step to reduce the prevalence of stunting. Journal of Community Services, 1(2), 335–348. https://doi.org/10.17509/dedicated.v1i2.62468
Putri, N. Q. M. A., & Rosyada, A. (2022). Hubungan Antara Kesehatan Mental Ibu Dengan Status Gizi Balita. Jurnal Kesehatan, 13(3), 499–503. https://doi.org/10.35730/jk.v13i0.831
Rahayu, P. P., & Casnuri. (2020). Stunting risk differences based on gender. Seminar Nasional UNRIYO, 1(1), 135–139. https://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/article/view/274
Rathakrishnan, B., Sanu, M. E., Yahaya, A., Singh, S. S. B., & Kamaluddin, M. R. (2019). Emotional Intelligence and Psychological Well-Being of Rural Poor School Students In Sabah, Malaysia. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 65–72. https://doi.org/10.15575/psy.v6i1.4082
Rosyada, A., Yuliana, I., & Arinda, D. F. (2022). Analisis Resiko Gangguan Sosial Emosional Ibu terhadap Perkembangan Anak Usia 36-59 Bulan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(3), 238-244. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i03.1427
Sari, I. C., Ratnawati, R., & Marsanti. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan (Factors Related To Stunting Incidence In Toddlers Aged 24-36 Months. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 148–156. https://doi.org/10.32831/jik.v11i2.451
Seid, O., Gebremariam, Y., & Berhe, A. (2019). Risk factors of stunting (chronic undernutrition) of children aged 6 to 24 months in Mekelle City, Tigray Region, North Ethiopia : An unmatched case control study. 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0217736
Shodikin, A. A., Mutalazimah, M., Muwakhidah, M., & Mardiyati, N. L. (2023). Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pola Asuh Gizi Hubungannya Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan. Journal of Nutrition College, 12(1), 33–41. https://doi.org/10.14710/jnc.v12i1.35322
Sinaga, E., & Jober, N. F. (2023). Karakteristik dan Status Kesehatan Mental Ibu Postpartum. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(2), 1717-1729. https://doi.org/10.31539/jks.v6i2.5333
Sudikono, Eko, S., Irawan, I. R., Aditianti, Widodo, Y., Nurhidayati, N., & Iwansyah, A. C. (2022). Faktor Risiko Stunting Balita 0-23 Bulan Di Indonesia (Risk Factors of Stunting in Children Aged 0-23 Months in Indonesia). Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research, 45(2), 101–110.
Sundari, S. W., Novayanti, N., Ratni, & Aulia, D. N. (2023). Dukungan Sosial Dan Status Kesehatan Mental Ibu Pascasalin. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. https://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/download/1525/905/6778
Suryani, U., & Yazia, V. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Stress pada Ibu yang Memiliki Anak Retardasi Mental. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(4), 829-836. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/10756
Suyanto, S., Wahyuni, S., Zulharman, Z., Restila, R., Irfansya, R., Aprillianty, E. N., & Adraf, N. W. (2024). Understanding stunting risk factors in Kampar Regency: Insights from mothers with stunted children (qualitative study). SAGE Open Medicine, 12(1). https://doi.org/10.1177/20503121241244662
Utami, E. N., Sumiatin, T., Suudi, & Retna, T. (2024). Hubungan Faktor Psikologis Ibu Dengan Kejadian Balita Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Tuban. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 1–23. https://doi.org/10.5281/zenodo.10642775
Winda, L., Samidah, I., & Diniarti, F. (2022). Hubungan Pendapatan Orang Tua dengan Kejadian Stunting di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1). https://jptam.org/index.php/jptam/article/download/3388/2883/6531
Yuningsih, Y., & Perbawati, D. (2022). Hubungan Jenis Kelamin terhadap Kejadian Stunting. Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(1), 48–53. https://doi.org/10.56013/jurnalmidz.v5i1.1365
Yunita, A., Asra, R. H., Nopitasari, W., Putri, R. H., & Fevria, R. (2022). Hubungan Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Socio-Economic Relations with Stunting Incidents in Toddlers. Semnas Bio 2022, 812–819. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol2/519
Yurissetiowati, Y., & Baso, N. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang 1000 HPK dengan Perilaku Pencegahan Stunting. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(2), 517–525. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i2.9637