Faktor Penyebab Wanita Menunda Pernikahan di Indonesia

DOI: https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.10061

Authors (s)


(1) * Rana Sahirah Usmi   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(2)  Tania Augustine Suryani   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(3)  Reizki Maharani   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(4)  Emi Erniati   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(5)  Putri Cahaya Wulan Sari   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(6)  Putri Joya Vania   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(7)  Rahma Amalia   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(8)  Gusia Alia Putri   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(9)  Delta Norantika   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(10)  Aisa Isra   (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Marriage is a sacred bond between a man and a woman that allows both parties to live together. Marriage is not only recommended by religion but is also important for a prosperous life. Marriage has a significant contribution in the personal and social development of individuals as well as in the formation of a harmonious family. Marriage is often a challenge for women as they have to balance the demands of being financially and psychologically independent with new responsibilities as partners and parents. There has been a tendency for a fairly drastic decline in marriage rates in recent years. This research focuses on the reasons or factors that influence women to postpone marriage in Indonesia. The research method used is scientific literature review research, namely reviewing and describing several articles that are accurate and relevant to the same research topic. From the research result, the factors that women delay marriage include prioritizing higher education levels, family factors, lack of mental readiness for marriage, concerns about financial conditions, fear of the risk of divorce, changes in thought patterns and the increasingly rapid influence of globalization



Keywords

Delaying Marriage; Women; Indonesian.



Full Text: PDF



References


Adhani, A. F., & Aripudin, A. (2024). Perspektif Generasi Z di Platform X Terhadap Penurunan Angka Pernikahan di Indonesia. Jurnal Komunikasi Islam, 5(1), 185-198.

https://doi.org/10.53429/j-kis.v5i1.1001

Andika, Yani, A., Yunus, E. M., Nisa, M. K., Halim, A., & Tuhri, M. (2021). Fenomena Waithood di Indonesia: Sebuah Studi Integrasi antara Nilai- Nilai Keislaman dan Sosial Kemanusiaan. Jurnal Riset Agama, 1(3), 765-774.

https://doi.org/10.15575/jra.v1i3.15090

Angrianti, R., Aisyah, S., Sastrawati, N., & Nurtita. (2024). Penundaan Perkawinan Bagi Wanita Karir dalam Perspektif Yusuf al- Qaradhawi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 05(1), 269-284.

Asokawati, D., & Utama, Z. A. (2024). Problematika Waithood Sebagai Upaya Kontrol Sosial Terhadap Persoalan Perkawinan Dalam Menekan Angka Kemiskinan. Jurnal Hukum, 05(02), 315-328.

Istiqomah, N., Winarto, & Bangkit, M. A. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penundaan Pernikahan Rentang Usia 28-40 Tahun. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 6(1), 115-127.

https://doi.org/10.51339/isyrof.v6i1.2610

Mahfuzhatillah, K. F. (2018). Studi faktor-faktor yang mempengaruhi menunda menikah pada wanita dewasa awal. ITTIHAD, 2(1), 1-9.

Manna, N. S., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2021). Cerai Gugat: Telaah Penyebab Perceraian Pada Keluarga di Indonesia. Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 6(1), 11-21.

https://doi.org/10.36722/sh.v6i1.443

Maulana, M. I. N., & Kumaini, R. (2024). Implikasi Penundaan Perkawinan Terhadap Konsentrasi Akademis Mahasiswa (Studi Kasus di STDI Imam Syafi'i Jember). Jurnal Ilmu Islam, 8(3), 1118-1139.

https://doi.org/10.37274/rais.v8i3.1051

Ningtias, I. S. (2022). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN ANGKA PERNIKAHAN DI INDONESIA. Jurnal Registratie, 4(2), 87-98.

https://doi.org/10.33701/jurnalregistratie.v4i2.2819

Nurviana, A., & Hendriani, W. (2021). Makna Pernikahan pada Generasi Milenial yang Menunda Pernikahan dan Memutuskan untuk Tidak Menikah. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental, 1(2), 1037-1045.

https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.27995

Raihana, S. N., & Abdullah, H. M. (2024). Analisis Sosiokultural Penundaan Pernikahan pada Wanita Karir : Studi Kasus Kota Depok. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 17-29.

Repi, A. A., & Maliombo, N. E. (2022). Karir atau Hubungan , Manakah Pilihanku ? Pengambilan Keputusan Menikah Pada Wanita Karir. Psychopreneur Journal, 6(2), 60-75.

https://doi.org/10.37715/psy.v6i2.2687

Sabillah, E., & Fikra, H. (2024). Pemenuhan Hierarki Kebutuhan Maslow sebagai Motivasi Menikah Muda pada Generasi Z. Gunung Djati Conference Series, 41, 1-12.

Umasangadji, M. K. (2023). Hukum Menunda Perkawinan Dalam Islam ( Studi Kasus Di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula ). Jurnal Kajian Hukum Dan Ekonomi, 09(1), 55-71.

Utomo, A., & Sutopo, O. R. (2020). Pemuda , Perkawinan , dan Perubahan Sosial di Indonesia. Jurnal Studi Pemuda, 9(2), 77-88.

https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.60144

Wulandari, R. (2023). Waithood: Tren Penundaan Pernikahan pada Perempuan di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial, 6(1), 52-67.

https://doi.org/10.46918/emik.v6i1.1712


Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.33650/trilogi.v6i1.10061


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Rana Sahirah Usmi, Tania Augustine Suryani, Reizki Maharani, Emi Erniati, Putri Cahaya Wulan Sari, Putri Joya Vania, Rahma Amalia, Gusia Alia Putri, Delta Norantika, Aisa Isra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This ejournal system and its contents are licensed under

a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License