Default Solution on Sharia Housing in The View of Private Law and Islamic Law

DOI: https://doi.org/10.33650/at-turas.v8i1.1603

Authors (s)


(1) * Tri Lestari Khoirrani   (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang)  
        Indonesia
(2)  Risma Nur Arifah   (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Sharia housing with sharia developer system using cash and in house method without involving the bank is thriving, because in the advert mentioned no fines and confiscations. While every financing there is a possibility of contract breach, such as La Tansa Cluster Malang Housing, there are several users doing breach of contract. This breach of contract can cause problems between developer and user so that solution is needed. The goals of this research are determining factors that led to the breach of contract and the efforts to resolve trade breach of contract in La Tansa Cluster Malang in terms of civil code and Islamic laws. This research uses empirical legal research with a sociological juridical approach, a concept approach, and a legislative approach. Data collected by interviews with developer of La Tansa Cluster Malang and the user, and then analyzed using qualitative descriptive analysis methods. The results showed that breach of contract occurred in La Tansa Cluster Malang due to lack of user candidate analysis, postpone payments, family deaths, business failures, serious illness, and inaccurate financial predictions. According to civil code, the efforts to resolve contract breach of sharia housing trade in La Tansa Cluster Malang are doing deliberation, communication, time extension, PPJB canceling (according to the Article 1338 paragraph (2) of Civil Code), and money returning (according to Article 1267 and Article 1248 of Civil Code). While the efforts to resolve the breach of contract in La Tansa Cluster Malang according to Islamic laws are doing deliberation or reconciliation (shulh), communication, time extension (according to surah al-Baqarah (2): 280), PPJB canceling (based on fasakh iqalah), and money returning (based on dhaman al ‘aqdi).


Keywords

Breach of Contract, Trade, Sharia Housing



Full Text: PDF



References


Al Mustafa, M. (2020). Penetapan Denda Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Perbankan Syariah. At-Tijarah: Jurnal Penelitian Keuangan dan Perbankan Syariah, 2(2), 159-175.

Arifin, M. (2020). Membangun Konsep Ideal Penerapan Asas Iktikad Baik Dalam Hukum Perjanjian. Jurnal Ius Constituendum, 5(1), 66-82.

Atlantic, C. N. (2020). Pembatasan Kebebasan Berkontrak dalam Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah. Jurnal Education and Development, 8(1), 99-99.

Baqi, Muhammad Fu’ad Abdul. (t.th). Shahih Bukhari Muslim. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Cahyadi, I. F. (2018). Sistem Pemasaran Dropship dalam Perspektif Islam. Tawazun: Journal of Sharia Economic Law, 1(1), 24-43.

Fuady, Munir. (1998). Hukum Kontrak (Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis). Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Hadjon, Philipus M. (1987). Perlindungan Bagi Rakyat Indonesia, Surabaya, PT. Bina Ilmu.

Herutomo, Agung. (2010). Rahasia KPR Yang Disembunyikan Para Bankir. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Hidayah, M. R., K. Nawawi & S. Arif. (2018). Analisis Implementasi Akad Istishna Pembiayaan Rumah (Studi Kasus Developer Property Syariah Bogor). Jurnal Ekonomi Islam, 9(1), 1-12.

Hulaify, A. (2019). Asas-Asas Kontrak (Akad) Dalam Hukum Syari’ah. At-Tadbir: jurnal ilmiah manajemen, 3(1).

Indaswari, S. D., (2020). Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Musyarakah (Studi di BPRS Bhakti Haji Malang). Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 26(5), 671-685.

Ismail. (2013). Manajemen Perbankan dari Teori menuju Praktik. Jakarta: Kencana.

Jauhari, Imam. (2017). Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan Menurut Hukum Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Khomayny, M., & M. W. Abdullah. (2020). Perlakuan Denda Pembiayaan Berbasis Konsep Al-Adl dalam Menjaga Eksistensi Bisnis Bank Syariah. Jurnal Iqtisaduna, 6(2), 91-103.

L. W., Roficoh. & M. Ghozali. (2018). Aplikasi akad rahn pada pegadaian syariah. Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(2). 37

Leni, D., S. Anggraini, & M. Muharir. (2021). Mekanisme Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah Syariah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Pada PT Bank BRI Syariah Cabang Kapten A Rivai Palembang. JIMESHA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah, 1(1), 21-30.

Lubis, M. (2019). Studi Komparasi Ganti Rugi Menurut Hukum Perdata dengan Hukum Islam. Pelita Bangsa Pelestari Pancasila, 14(1).

Maulidatul, K. (2019). Analisis Faktor Faktor Yang Menyebabkan Kredit Bermasalah Pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Syariah Permata Barakah Purwosari. Jurnal Mu’allim, 1(2), 279-298.

Muaidi, M. (2017). Penyelesaian Sengketa dalam Hukum Ekonomi Syari’ah. Tafaqquh: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Ahwal Syahsiyah, 2(2), 1-23.

Naja, H.R. Daeng. (2018). Hukum Kredit dan Bank Garansi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Nasrulloh. (2021). Islah Dan Tahkim Sebagai Penyelesaian Sengketa Perbankan Syari‘ah. Al-Munqidz: Jurnal Kajian Keislaman, 9(1), 98-112.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18 /POJK.03/2017 tentang Pelaporan dan Permintaan Informasi Debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia No. 11/PRT/M/2019 tentang Sistem Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah.

Pertaminawati, H. (2019). Bentuk Sengketa Ekonomi Syariah dan Penyelesaiannya. DIRASAT: Jurnal Studi Islam dan Peradaban, 14(02), 59-83.

Soimin, Soedharyo. (2016). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Jakarta: Sinar Grafika.

Subagyo, Ahmad. (2015). Teknik Penyelesaian Kredit Bermasalah, Jakarta: Mitra Wacana Media.

Suharnoko. (2015). Hukum Perjanjian Teori dan Analisa Kasus. Jakarta: Kencana.

Tunggu, R. & R. G. Marloanto. (2017). “Kekuatan Mengikat Perjanjian Addendum Dikaji dari Syarat Sahnya Perjanjian”, Jurnal Hukum Pemberdayaan Hukum.

Umam, N., & E, Hariyanto. (2020). Perbandingan Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Pada Masa Nabi Muhammad SAW. dan di Era Reformasi. Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law, 2(2), 160-174.

Wahidah, Z. (2020). Berakhirnya Perjanjian Perspektif Hukum Islam dan Hukum Perdata. Tahkim, 3(2), 21-37.

Windari, Ratna Artha. (2014). Hukum Perjanjian. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Yahman. (2016). Karakteristik Wanprestasi & Tindak Pidana Penipuan. Jakarta: Kencana.

Zahra, A. T., & M. Naim (2019). Analisis Hukum Penyelesaian Sengketa Murabahah di Pengadilan Agama. Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 2(2).

Zahra, A. T., & M. Naim (2019). Analisis Hukum Penyelesaian Sengketa Murabahah di Pengadilan Agama. Jurnal Justisia Ekonomika: Magister Hukum Ekonomi Syariah, 2(2).

Zulfikar, A. A. (2020). Kajian Yuridis Tentang Penyelesaian Sengketa Perjanjian Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Widya Pranata Hukum: Jurnal Kajian dan Penelitian Hukum, 2(1), 1-18.


Article View

Abstract views : 165 times | PDF files viewed : 114 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.33650/at-turas.v8i1.1603


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Tri Lestari Khoirrani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal is licensed under a

 Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN: 2355-567X, E-ISSN: 2460-1063