Kontestasi Hadis Azimat di Masyarakat Online

DOI: https://doi.org/10.33650/at-turas.v6i2.892

##article.author## (s)


(1)  Syafi’ul Huda   (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)  
        Indonesia
(2) * Saifuddin Zuhri Qudsy   (UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Indonesia dikenal sebagai bangsa yang multikultural, baik budaya, suku, agama, atau yang lainnya. Sebagai agama yang monoteis, Islam tidak serta merta menerima ragam budaya yang dijumpainya di Indonesia. Terhadap azimat misalnya, sebagai benda warisan budaya yang diyakini memiliki kekuatan, Islam menggaris bawahi dengan benang merah. Pasalnya, dengan benda yang mungil sangat rentan membawa penggunanya dalam kemusyrikan. Dalam menyikapi benang merah tersebut muncul pandangan dan sikap yang beragam dari umat Islam. Artikel ini membahas kontestasi azimat di tengah masyarakat online. Dari hasil penelusuran, diperoleh beberapa rujukan yang berupa hadis Nabi, atsar sahabat, dan pendapat ulama terkait azimat ini. Dua rujukan pertama, menyajikan informasi akan kebolehan sekaligus larangan penggunaan azimat. Sementara yang terakhir lebih pada menjelaskan kosa kata inti yang dinilai sebagai kunci dalam memahami persoalan ini. Dari sisi kontestasi yang terjadi di masyarakat online ditemukan adanya empat kecenderungan yang bisa digunakan sebagai pemetak sikap mereka; keilmiahan data, keobyektivan penilaian, wawasan seputar azimat, dan cara penyampaian pendapat. Masing-masing mengesankan adanya saling mempengaruhi dan pengeksistensian diri. Kemudian pada tingkat pemahaman mereka terhadap teks keislaman yang ada, mereka yang alergi terhadap azimat hanya berhenti pada hadis yang melarangnya. Mereka enggan menggali informasi lebih lanjut mengenai hadis-hadis yang lain atau penjelasan daripada hadis yang mereka pegang sebagaimana yang dilakukan masyarakat online satunya.

 

Key Word: kontestasi, azimat, masyarakat online, pemahaman agama.





Full Text: PDF



References


Ābādī, Abū Ṭayyib Muḥammad Syams al-Ḥaqq al-‘Aẓīm Ābādī. 1968. ‘Aun al-Ma’būd Syarḥ Sunan Abī Dāwud. Vol. 10. Madinah: Muhammad ‘Abdul Muḥsin.

‘Abdulmun’im, Maḥmūd ‘Abdurraḥmān. tt. Mu’jam al-Muṡṭalaḥāt wa al-Alfāẓ al-Fiqhiyyah. Vol. 2. tk.: Dar al-Fadilah.

Arifin, Ferdi. 2019. “Mubalig Youtube dan Komodifikasi Konten Dakwah.” al-Balagh, Jurnal Dakwah dan Komunikasi 4 (1): 91–120.

Ayatullah, Humaeni. 2015. “Ritual Magi dalam Budaya Masyarakat Muslim Banten.” IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya 13 (2): 26–52. https://doi.org/10.24090/ibda.v13i2.660.

Bannā, Aḥmad ‘Abdurraḥmān al-. tt. al-Fatḥ al-Rabbānī li Tartīb Musnad al-Imām Aḥmad bin Ḥambal al-Syaibānī. Vol. 17. tk.: tp.

Dewi, Maya Sandra Rosita. 2019. “Islam dan Etika Bermedia: Kajian Etika Komunikasi Netizen di Media Sosial Instagram Dalam Perspektif Islam” 3 (1): 139–42.

Dwiatmojo, Ghis Nggar. 2018. “Azimat dan Rajah dalam Catatan Pengikut Tarekat Naqsabandiyah di Desa Lebak Ayu Kabupaten Madiun Pertengahan Abad ke-20.” Manuskripta 8 (1): 75–106.

Fitriani, Mohamad Iwan. 2016. “Manajemen Konflik Berbasis ‘Multicultural Competences’: Solusi Alternatif Kontestasi Pribumi dan Salafi di Lombok.” eL Harakah 18 (1): 1–18.

Gūrī, Sayyid Abdul Mājid al-. 2009. al-Wajīz fī Ta’rīf Kutub al-Ḥadīṡ. Beirut: Dar ibn Katsir.

Hambal, Ahmad ibn. 1999a. Musnad al-Imām Aḥmad bin Ḥanbal. Vol. 28. Beirut: al-Risalah.

———. 1999b. Musnad al-Imām Aḥmad bin Ḥanbal. Vol. 33. Beirut: al-Risalah.

———. 1999c. Musnad al-Imām Aḥmad bin Ḥanbal. Vol. 22. Beirut: al-Risalah.

Haryanto, Sindung. 2016. Sosiologi Agama: dari Klasik hingga Postmodern. Yogyakarta: Ar Ruzz Media.

Hs, Yagus Triana. 2017. “Batu Akik Sebagai Budaya Populer.” Jurnal Artefak 4 (1): 1–8. https://doi.org/10.25157/ja.v4i1.705.

Jubba, Hasse. 2019. Kontestasi Identitas Agama; Lokalitas Spiritual di Indonesia. Yogyakarta: The Phinisi Press.

Khaṭṭābī, Abu Sulaiman Hamd bin Muhammad al-. 1934. Ma’ālim al-Sunan. Vol. 4. Halab: Muhammad Raghib al-Thabbakh.

Khaziq. 2009. Islam dan Budaya Lokal, Belajar Memahami Realitas Agama dalam Masyarakat. Yogyakarta: Teras.

Kuswarno, Engkus. 2015. “Potret Wajah Masyarakat Digital Indonesia.” Jurnal Communicate 1 (1): 47–54.

Meganingrum, Riska, dan Nailul Fauziah. 2017. “Hubungan Antara Identitas Sosial Dengan Kecenderungan Perilaku Konsumtif Pada Penggemar Batu Akik Dan Batu Mulia Di Semarang.” Empati 6 (1): 365–73.

Minhaji, Akh. 2013. Sejarah Sosial dalam Studi Islam: Teori, Metedologi, dan Implementasi. Yogyakarta: Sunan Kalijaga Press.

Mudzhar, M. Atho. 2012. Menjaga Aswaja dan Kerukunan Umat. Jakarta: Puslitbang Kemenag RI.

Mufid, Ed, Ahmad Syafi’i. 2012. Dinamika Perkembanan Sistem Kepercayaan Lokal di Indonesia. Jakarta: Kemenag RI.

Naisābūrī, Abu al-Ḥusain Muslim bin al-Ḥajjāj al-Qusyairī al-. 2003. Ṡaḥīḥ Muslim. Beirut: Dar al-Fikr.

Nurdin, Ali. 2015. Komunikasi Magis: Fenomena Dukun di Pedesaan. Yogyakarta: LkiS.

Pamungkas, Ragil. 2007. Mengenal Keris, Senjata Magis Masyarakat Jawa. Yogyakarta: Narasi.

Pilliang, Yasraf Amir. 2012. “Masyarakat Informasi Dan Digital: Teknologi Informasi Dan Perubahan Sosial.” Jurnal Sosioteknologi 11 (27): 143-155–155.

Putri, Sukma Ari Ragil. 2018. “Wacana Islam Populer dan Kelahiran Ustaz Medsos di Ruang Publik Era Digital.” Jurnal Komunikasi dan Kajian Media 2 (1): 87–114.

Qodir, Zuly. 2015. “Kontestasi Penyiaran Agama di Ruang Publik: Relasi Kristen dan Islam di Kota Jayapura.” Harmoni 14 (1): 15.

Sahad, Mohd Nizam. 2015. “Penggunaan Azimat Pelaris Perniagaan menurut Perspektif Akidah Islam,” 27.

Saharanfūrī, Khalīl Aḥmad al-. tt. Bażlu al-Majhūd fī Halli Abī Dāwud. Vol. 16. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Sijistānī, Abu Dāwud Sulaiman bin al-Asy’aṡ al-. 1997. Sunan Abī Dāwud. Vol. 4. Beirut: Dar Ibn Hazm.

———. t.t. Sunan Abī Dāwud. Riyad: Bait al-Afkar.

Suhendra, Ahmad. 2013. “Kontestasi Identitas Melalui Pergeseran Interpretasi Hijab dan Jilbab dalam Al-Qur’an.” Jurnal Palastren 6 (1): 1–22.

Watie, Errika Dwi Setya. 2016. “Komunikasi Dan Media Sosial (Communications and Social Media).” Jurnal The Messenger 3 (2): 69–74. https://doi.org/10.26623/themessenger.v3i2.270.

Zamzami, Mukhammad. 2018. “Konstruksi Sosial_Teologis Ritual Ijazah Asma’ Artho (Uang Azimat) di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Pare Kediri.” Islamica: Jurnal Studi Keislaman 12 (2): 306–32.

Zuhri, Saifuddin, dan Subkhani Kusuma Dewi. 2018. Living Hadis; Praktik, Resepsi, Teks, dan Transmisi. Yogyakarta: Q-Media & Ilmu Hadis Press.

http://tomato.co.id/data-digital-indonesia-2019/ (diunduh pada 30 November 2019)

https://websindo.com/indonesia-digital-2019-media-sosial/ (diunduh pada 30 November 2019)

Buya Yahya; judul “Hukum Jimat” yang diunggah oleh al-Bahjah tv pada 28 November 2017 (https://www.youtube.com/watch?v=1Mbx97du774 )

Firanda Andirja; judul “Rugi Orang yang Pakai Jimat” diunggah oleh Kebumen Mengaji pada 21 Juli 2018 (https://www.youtube.com/watch?v=ruEf_WwUIek )

Idrus Ramli; judul “Hukum Jimat dalam 4 Madzhab”, diunggah oleh Mencoba Belajar pada 30 Desember 2017 (https://www.youtube.com/watch?v=hKvYfablmn4&t=500s )

Khalid Basalamah; judul “TJ Bolehkah al-Qur’an Digunakan sebagai Jimat atau Isim” oleh Khalid Basalamah Official pada 22 Maret 2016 (https://www.youtube.com/watch?v=HDk8Ptst5nU )

Ki Sabrang Alam (Pakar Mistik Nusantara) dalam “Cara Benar Menggunakan Jimat” diuggah melalui akunnya pada 21 Juli 2019 (https://www.youtube.com/watch?v=n7-k4sUVHzQ&t=182s )

Lampu Islam; judul “Bahaya Memakai jimat, yang Muslim harus Tahu” diunggah oleh akunnya pada 29 Maret 2016 (https://www.youtube.com/watch?v=AoCPb9OYkLo&t=49s )

Syafiq Riza Basalamah; judul “Hati-hati! Inilah Hukum Seseorang yang Memakai Jimat”. Diunggah oleh al-Karim pada 13 Juni 2017 (https://www.youtube.com/watch?v=yR4lFOvNT2g )

Transformasi Iswahyudi; judul “Hukum Memakai Jimat???” Diuplod oleh akun pribadinya pada 23 Juli 2019 (https://www.youtube.com/watch?v=nfSFMnnQIcI&t=179s )

UAS; judul “Hukum Memakai Jimat” diunggah oleh akun Sedang Hits pada 30 Desember 2017 (https://www.youtube.com/watch?v=ZXrheSepARY&t=451s )


Article View

Abstract views : 37 times | PDF files viewed : 32 times

Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.33650/at-turas.v6i2.892


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Saifuddin Zuhri Qudsy

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Office :

Center for Publication, Research, and Social Empowerment (LP3M) 

Nurul Jadid University Paiton Probolinggo,

East Java, Indonesia, Postal Code: 67291

 

 This work is licensed under a

 Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

ISSN: 2355-567X, E-ISSN: 2460-1063