Klasifikasi Penyakit Pada Daun Cabai Menggunakan Arsitektur VGG16
Authors (s)
(1) * Ahmad Sanusi Mashuri   (Universitas Nurul Jadid)  
        Indonesia
(2)  Andi Sunyoto   (Universitas Amikom Yogyakarta)  
        Indonesia
(3)  Kusnawi Kusnawi   (Universitas Amikom Yogyakarta)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author
AbstractPenyakit pada tanaman cabai dapat mengancam produktivitas dan kualitas hasil panen jika tidak terdeteksi dan diatasi secara tepat waktu. Untuk meningkatkan deteksi dini penyakit pada tanaman cabai, kami mengembangkan sistem klasifikasi menggunakan arsitektur VGG16, sebuah jaringan saraf konvolusional yang telah terbukti efektif dalam pengolahan gambar kompleks. Penelitian ini memanfaatkan dataset citra daun cabai yang terdiri dari beberapa kelas penyakit yang umum dijumpai, termasuk Healthy, Yellowish, whitefly, leafcurl dan leafspot. Citra-citra ini diolah dan dinormalisasi untuk pelatihan dan pengujian model. Arsitektur VGG16 digunakan sebagai model dasar, yang telah dipre-trained pada dataset ImageNet untuk meningkatkan kinerja klasifikasi. Proses pelatihan model dilakukan dengan memanfaatkan teknik transfer learning, di mana lapisan-lapisan akhir dari VGG16 disesuaikan dengan dataset penyakit daun cabai. Selama pengujian, sistem berhasil mengenali dan mengklasifikasikan penyakit pada daun cabai dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa arsitektur VGG16 mampu mengenali berbagai penyakit dengan akurasi rata-rata sebesar 0.9962%. sedangkan waktu komputasi yang dibutukan adalah 7 detik.
|
Full Text: PDF
Article View
Abstract views : 14 times | PDF files viewed : 16 times10.33650/jeecom.v6i2.9116 |
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Ahmad Sanusi Mashuri
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Journal of Electrical Engineering and Computer (JEECOM)
Published by LP3M Nurul Jadid University, Indonesia, Probolinggo, East Java, Indonesia.