IMPLEMENTATION OF THE WAKALAH BIL UJROH CONTRACT IN FINANCING PRODUCTS AT ISLAMIC FINANCIAL INSTITUTIONS

DOI: https://doi.org/10.33650/jhi.v9i2.12140

Authors (s)


(1) * Muhammad Fikri Auliaurrahman   (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung)  
        Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRACT

This study aims to analyze the implementation of the Wakalah bil ujrah contract in financing products within Islamic financial institutions and to identify the challenges and opportunities in its application. This contract allows financial institutions to act as representatives of customers in conducting specific financial transactions while receiving ujrah (fees) as compensation for the services provided.  This research employs a descriptive qualitative method using literature review techniques and a conceptual approach. The findings indicate that the Wakalah bil ujrah contract is applied in various products, such as Islamic multipurpose financing, home ownership financing (Islamic mortgage/PPR Syariah), vehicle financing, and micro and SME financing and Hajj Financing.  However, its implementation still faces several challenges, including limited public understanding of this contract, differences in regulatory interpretations among Islamic financial institutions, and competition with conventional financing products. To overcome these challenges, efforts such as public education, regulatory harmonization, product innovation, and increased transparency in managing ujrah fees are necessary.

Keywords : Wakalah bil ujrah, Islamic Financing, Islamic Financial Institutions, Regulations, Product Innovation.

 

ABSTRAK

Penelitian ini ditulis bertujuan untuk menganalisis penerapan akad wakalah bil ujrah dalam produk pembiayaan di lembaga keuangan syariah serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya. Akad ini memungkinkan lembaga keuangan bertindak sebagai wakil nasabah dalam melakukan transaksi keuangan tertentu dengan memperoleh ujrah (fee) sebagai imbalan atas jasa yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad wakalah bil ujrah diterapkan dalam berbagai produk pembiayaan di LKS yaitu seperti pembiayaan multiguna syariah, pembiayaan kepemilikan rumah (PPR Syariah), pembiayaan kendaraan, pembiayaan usaha mikro dan UKM serta pembiayaan haji. Namun, penerapannya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai akad ini, perbedaan interpretasi regulasi antar lembaga keuangan syariah, serta persaingan dengan produk pembiayaan konvensional. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan upaya edukasi masyarakat, harmonisasi regulasi, inovasi produk, serta peningkatan transparansi dalam pengelolaan biaya ujrah.

Kata Kunci: Wakalah bil ujrah, Pembiayaan Syariah, Lembaga Keuangan Syariah, Regulasi, Inovasi Produk.





Full Text: PDF



References


Ahmad, M. (2020). Prinsip dan implementasi akad syariah dalam keuangan Islam. Penerbit Syariah Press.

Alim, Khozinul. (2022). “Cyber Poskamling Sebagai Implementasi Al-Qur[an Terhadap Kontra Cyber Radicalism: Analisis Makna 'Ta’awun' Q.S. Al-Maidah Ayat 2.” Jurnal At-Tahfidzh, 3(2), 2–12.

al-Zuhaili, W. (2002). Al-Mu’amalat al-Maliyyah al-Mu’ashirah. Dar al-Fikr.

Anhar, M. Ziqhri, & Andri Soemitra. (2023). “Penerapan Akad Wakalah Bil Ujrah Pada Perbankan Syariah: Studi Kualitatif Persepsi Mahasiswa Pascasarjana.” Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2), 907–918. https://doi.org/10.30651/jms.v8i2.17358.

Arwanita, D., et al. (2022). “Implementasi akad murabahah bil wakalah pada pembiayaan otomotif dalam perspektif ekonomi Islam.” Jurnal At-Tawasuth, 7(1), 81–89. https://doi.org/10.30829/ajei.v7i1.10722

Bank Indonesia. (2021). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah. Jakarta: Bank Indonesia.

Bank Syariah Indonesia. (2023). Laporan keuangan syariah BSI.

Dewan Syariah Nasional MUI. (2021). Fatwa DSN No. 10/DSN-MUI/IV/2021 tentang Wakalah bil ujrah.

Dewi Kartika & Muhammad Idris. (2022). “Akuntabilitas Akad Wakalah bil Ujrah dalam PSAK Syariah.” Jurnal Akuntansi Syariah Indonesia, 4(2), 40–52. https://doi.org/10.24252/jaksi.v4i2.28974.

Direktorat Pembiayaan Syariah untuk UMKM KNEKS. (2020). Pembiayaan syariah untuk UMKM edisi 1.0-2020. KNEKS.

Djamil, F. (2012). Penerapan hukum perjanjian dalam transaksi di lembaga keuangan syariah. Sinar Grafika.

Dzajuli, A. (2007). Kaidah-kaidah fikih. Prenada Media Group.

Fatimah Az-Zahra. (2021). “Pemahaman Nasabah terhadap Akad Wakalah bil Ujrah dalam Pembiayaan Syariah.” Jurnal Ekonomi dan Perbankan Islam, 11(2), 174–185. https://doi.org/10.22219/jeps.v11i2.18073.

Fitri, V. V., et al. (2023). “Implementasi pembiayaan prohajj dengan akad wakalah bil ujrah wal qardh pada Bank Muamalat Indonesia KCP Malang.” Jurnal Jiagabi, 12(2), 247–259.

Hadi, A. (2010). Dasar-dasar hukum ekonomi Islam. Putra Media Nusantara.

Hilmatus Sahla, dkk. (2023). “Implementasi Akad Wakalah di Lembaga Keuangan Syariah.” Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa, 8(2), 232–237. http://doi.org/10.37366/jespb.v8i02.967.

Ibn Qudamah. (2004). Al-Mughni (Vol. 6). Dar al-Hadis.

Ismail, A. (2019). Produk keuangan syariah: Teori dan praktik. Syariah Institute.

Ismal, R. (2013). Islamic banking in Indonesia: New perspectives monetary and financial issues. Wiley.

Lailatul Kamila & Ahmad Shidiq. (2023). “Keabsahan Akad Wakalah Digital: Tinjauan Fiqih dan Regulasi.” Jurnal Transformasi Digital Syariah, 2(1), 29–39. https://doi.org/10.24252/jtds.v2i1.32110.

M. Rifqi & Rina Zulfiana. (2024). “Risiko Asimetris Informasi dalam Akad Wakalah di Lembaga Keuangan Syariah.” Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi, 8(1), 61–72. https://doi.org/10.24252/jhie.v8i1.30723.

Maulana, et al. (2024). “Potensi dan tantangan implementasi akad wakalah bil ujrah pada transaksi bisnis syariah modern.” Jurnal Al-Buhuts, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.30603/ab.v20i1.4781

Nasution, F. (2020). “Tantangan implementasi akad wakalah bil ujrah dalam industri keuangan syariah.” Jurnal Keuangan Islam, 15(2), 55.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2022). Regulasi dan pengembangan keuangan syariah di Indonesia. OJK.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2022). Peraturan OJK tentang Produk dan Aktivitas Bank Syariah. Jakarta: OJK.

Oyo Sunaryo Mukhlas. (2015). Pranata Sosial Hukum Islam. Bandung: Refika Aditama.

Oyo Sunaryo Mukhlas. (2022). “Harmonization of Islamic Legal Institution Into The Indonesia Legal System.” Adliya: Jurnal Hukm dan Kemanusiaan, 16(1), 89–106. http://doi.org/10.15575/adliya.v16i1.22726.

Oyo Sunaryo Mukhlas. (2025). Legal System dan Implementasi Hukum Ekonomi Syariah. Bandung: Widiana Media Utama.

Rafiq Al-Mubarok & Nur Hidayati. (2023). “Analisis Multiakad dalam Produk Murabahah-Wakalah di Bank Syariah Indonesia.” Al-Mashrafiyah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(1), 84–95. https://doi.org/10.24252/al-mashrafiyah.v6i1.33158.

Rozi, Fahrur, dkk. (2024). “Peran Financial Technology (Fintech) Syariah dalam Perekonomian Negara di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(2), 1668–1674. http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v10i2.13668.

Rusyati. (2015). Pelaksanaan akad wakalah bil ujrah dalam asuransi jiwa syariah di PT. Prudential Life Assurance BNJ Agency Banjarmasin [Tesis, Universitas Gadjah Mada].

Sahla, H., et al. (2023). “Implementasi akad wakalah di lembaga keuangan syariah.” Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa, 8(2), 232–237. https://doi.org/10.37366/jespb.v8i02.967.

Shihab, M. Q. (2006). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 2). Lentera Hati..

Syahrir, R. (2022). “Implementasi wakalah bil ujrah pada pembiayaan kendaraan.” Jurnal Ekonomi Islam Modern, 5(3), 75.

Yusuf, A. (2019). Wakalah bil ujrah dalam lembaga keuangan syariah. Pustaka Syariah.


Dimensions, PlumX, and Google Scholar Metrics

10.33650/jhi.v9i2.12140


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Muhammad Fikri Auliaurrahman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.